Penyerahan SK dilakukan di ruang pertemuan LAZ Rumah Amal Salman, Bandung, pada Sabtu (18/11/2023).
Dalam kesempatan itu, Waryono mendorong LAZ Rumah Amal Salman untuk fokus pada pengembangan SDM dan penguasaan teknologi, sehingga dapat mempercepat optimalisasi zakat dan pemberdayaan mustahik.
"Saya berharap LAZ Rumah Amal Salman fokus pada pengembangan SDM di mana kita masih kurang dalam penguasaan teknologi. Pengelolaan zakat harus disentuh teknologi agar mempercepat optimalisasi zakat," ujarnya.
Menurutnya, LAZ Rumah Amal Salman dapat bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Para akademisi dan alumni ITB dianggap memiliki kapasitas yang diperlukan.
Lebih lanjut, Waryono menyatakan, peningkatan kualitas SDM merupakan misi yang dibawa oleh Rasul. Ia menekankan pentingnya peran teknologi dalam gerakan zakat untuk memberdayakan mustahik.
"Misi para Rasul adalah membuat manusia berdaya. Kita memberdayakan manusia dengan zakat melalui penggunaan ilmu, teknologi, dan iman," terangnya.
Sementara itu, Pembina LAZ Rumah Amal Salman, Hermawan Kresno Dipojono mengaku akan memperluas jangkauan pemberdayaan zakat. "Kami merasa senang diberi kepercayaan dari pemerintah untuk mengemban amanah menjadi LAZ skala nasional. Dengan amanah baru ini, kami berupaya mengonsolidasi seluruh alumni ITB yang tersebar di seluruh dunia dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat," ungkapnya.
SK LAZ Rumah Amal Salman ini berlaku selama lima tahun dengan kemungkinan perpanjangan sesuai ketentuan hukum. LAZ tersebut diamanahkan untuk mendukung BAZNAS dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan sesuai syariat dan ketentuan undang-undang.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



