"Kementerian Agama berkomitmen untuk terus membangun kemitraan dengan ormas keagamaan, khususnya NU, yang mempunyai peran penting di masyarakat. Kemenag berkomitmen untuk mengawal program ini dari pusat sampai daerah," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, tantangan ketahanan keluarga yang dihadapi umat saat ini sangat besar. Hal tersebut terlihat dari angka stunting, perceraian, dan kawin anak yang masih tinggi.
"Stuntingmasih sangat tinggi, angka perceraian masih tinggi, dan kawin anak masih menjadi persoalan makro keluarga. Oleh karena itu, diperlukan upaya serius untuk mengatasi persoalan tersebut," ungkapnya.
Dirjen mengatakan, program ini akan digelar secara berkelanjutan, dan diharapkan dapat berdampak positif dalam jangka panjang.
"Kemenag siap mendukung sepenuhnya program GKMNU. Kita akan bekerja sama untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera dan harmonis," pungkasnya.
Mks/Mr
*Fotografer: Shandry F Nanere



