"Peta jalan implementasi wakaf secara konseptual perlu dikoordinasikan dengan ormas besar keislaman agar inovasi wakaf lebih cepat terealisasi," ujarnya kepada wartawan bimasislam, Jumat (16/2/2024).
Waryono mengungkapkan, peta jalan implementasi wakaf harus berisi inovasi baru. Ia mencontohkan bagaimana Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) telah menarik minat masyarakat untuk berwakaf uang, meski masih ada sejumlah kendala.
"Di LKSPWU, semakin banyak yang ingin mengumpulkan wakaf uang. Pertanda wakaf uang menarik. Meski masih harus berjibaku dengan beberapa pekerjaan rumah," ungkapnya.
Waryono memaparkan, terdapat empat target dalam penyusunan peta jalan implementasi wakaf ini. Pertama, penguatan regulasi, kelembagaan, kapasitas, dan tata kelola wakaf. Kedua, akselerasi transformasi kualitas, kinerja, produktivitas, dan daya saing lembaga wakaf. Ketiga, meningkatkan daya saing regional dan global. Terakhir, menjadikan wakaf sebagai rujukan filantropi Islam dunia.
Sementara itu, Strategic Director Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI), Roy Renwarin mengatakan, peta jalan implementasi wakaf 2024 harus memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) wakaf. "SDM pengelolaan wakaf masih minim. LKSPWU perlu lebih aktif dalam pengumpulan wakaf uang, mengingat potensinya sebagai dana abadi pihak ketiga bagi bank," tuturnya.
Pertemuan antara Kemenag dan Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI) sebelumnya membahas peta jalan implementasi wakaf 2024 pada 13 Februari 2024. Pertemuan itu dihadiri oleh LKSPWU Bank Permata Syariah.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



