Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji SBSN 2024 di Jakarta, Selasa (23/1/2024).
“Menyambut tahun terakhir pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, seluruh program prioritas, termasuk pembangunan KUA SBSN, mesti rampung pada Oktober ini,” ujarnya.
Menurut Dirjen, proyek SBSN telah memberi perubahan yang mendasar pada kualitas layanan keagamaan di masyarakat, termasuk upaya memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia.
“Dampaknya sangat luas, karena mampu memitigasi sejumlah persoalan sosial-keagamaan di masyarakat, termasuk ketahanan keluarga,” ungkapnya.
Seiring perluasan fungsi KUA, imbuh Dirjen, pembangunan gedung KUA SBSN juga diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan.
“Karenanya, kita mesti berkomitmen untuk menyelesaikan proyek SBSN tepat waktu dan mencapai hasil yang memuaskan,” pungkasnya.
Diketahui, di 2024, Kemenag menargetkan pembangunan 135 Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji (KUA) skema SBSN. Sejak 2015, 1.603 KUA skema SBSN telah dibangun dari target sebanyak 5.977 kantor KUA di seluruh Indonesia.
Wcp/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



