Surakarta, Bimas Islam --- Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) telah sepakat untuk menjalin kerja sama dalam urusan agama Islam dan wakaf pada awal tahun 2020 lalu. Diantaranya adalah rencana untuk melakukan pembangunan hibah Replica Grand Mosque Mohammad bin Zayed dan Islamic Center. Nantinya pembagunan akan difungsikan sebagai Masjid Raya di Kota Surakarta di atas tanah milik PT. Pertamina (Persero) seluas 2,8 hektar yang akan dilepas melalui mekanisme penghapusbukuan karena kondisi tertentu.
Pada Rabu (01/07), dilaksanakan penyerahan aset tanah milik eks PT. Pertamina (Persero) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surakarta kepada Kementerian Agama yang diterima oleh Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Proses serah terima lahan tersebut disaksikan langsung secara virtual oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf M Fuad Nasar.
Dalam Sambutannya, Dirjen Bimas Islam menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mengawal proses hibah pembangunan ini. Besar harapan seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab dan hati-hati dalam mengerjakan seluruh proses ini sehingga memberikan hasil yang sempurna.
Serah terima lahan bertempat di Aula BPN Surakarta dan dihadiri 20 peserta, antara lain Kepala BPN Surakarta, Kepala Kanwil Jawa Tengah, Kepala Kankemenag Surakarta, dan perwakilan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf.
(iqbal fm)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



