Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur berharap, BAZNAS dan LAZ dapat berkoordinasi dengan Kementerian Agama dalam program-program yang memiliki substansi yang sama.
Kolaborasi antarlembaga pengelola zakat diharapkan memiliki dampak yang jelas untuk masyarakat.
“Kita punya konsen pengembangan penguatan wilayah. Kami ada program Kampung Zakat. Di LAZ, misalnya, ada Kampung Mandiri. Hal ini nama boleh beda, tapi substansinya sama,” ujarnya pada rapat koordinasi bersama BAZNAS dan LAZ daerah, Rabu (13/9/2023) di Jakarta.
Selain itu, Waryono juga mengatakan, lembaga zakat yang memberi bantuan bencana alam kepada daerah atau negara lain, mesti berada dalam satu bendera.
“Kita harus merumuskan pola ketika ada bencana di negara sendiri atau negara lain. Kita harus merapatkan diri untuk merumuskan. Di sana benderanya sama, yaitu bendera Indonesia,” ungkapnya.
Pertemuan itu diikuti sebanyak 251 orang perwakilan BAZNAS RI, BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), serta LAZ provinsi dan kabupaten/kota secara luring dan daring melalui Zoom Meeting.
Fn/Mr



