Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf menggelar rapat membahas pencapaian Literasi Zakat dan Wakaf melalui media sosial (Medsos).
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag, Waryono di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin No.6 Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2023).
Waryono menyampaikan, kesuksesan Literasi Zakat dan Wakaf di media sosial dapat diukur melalui tingkat kesadaran masyarakat dalam berzakat.
“Kesadaran ini akan mendorong masyarakat untuk berzakat di lembaga-lembaga resmi,” ungkapnya.
Waryono menegaskan, jumlah pengikut (followers) akun-akun media sosial Literasi Zakat dan Wakaf mesti berbanding lurus dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berzakat, sehingga jumlah zakat meningkat.
"Harus ada keselarasan antara peningkatan followers media sosial dengan peningkatan muzaki serta dana zakat yang dihimpun," ujarnya.
Menurut Waryono, meskipun pengikut akun-akun media sosial Literasi Zakat dan Wakaf telah meningkat, tapi masih memerlukan sosialisasi yang masif, agar semua lapisan masyarakat Muslim Indonesia dapat terjangkau.
"Seluruh lapisan masyarakat Muslim Indonesia perlu mengenal konten-konten Literasi Zakat dan Wakaf," ucapnya.
Informasi zakat, imbuh Waryono, juga perlu menyasar gen Z dan milenial. “Karenanya, mesti ada yang menjadi duta zakat agar kesadaran untuk berzakat juga dapat menjangkau kalangan Gen Z dan milenial," imbuhnya.
Sementara itu, mewakili Tim Literasi Zakat Wakaf, Robit mengatakan, kurung waktu 2023, pihaknya telah membuat dan menyebarkan konten di laman resmi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf @literasizakatwakaf melalui Instagram, Facebook, Twitter, Tiktok, dan YouTube.
"Tahun ini terdapat kenaikan jumlah pengikut akun Medsos yang signifikan, utamanya pada Februari-Maret lalu. Kenaikan itu berbarengan dengan berbagai macam kegiatan Rapat Koordinasi Zakat dan Wakaf Tingkat Nasional,” ulasnya.
“Usia pengikut akun Medsos Literasi Zakat dan Wakaf cukup bervariasi, namun usia terbanyak yaitu 25-34 tahun dan 35-44 tahun,” pungkas Robit.
Diketahui, turut hadir dalam rapat yaitu Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati dan perwakilan Tim Literasi Zakat dan Wakaf.
Andayani/Ba/Wcp



