Sleman, Bimas Islam -- Kementerian Agama mengumumkan best papers (makalah terbaik) dalam kegiatan International Conference on Religious Moderation (ICROM) 2023 di Sleman, Jumat (25/8/2023).
Ketiga pemenang tersebut yaitu Supriansyah dari Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan judul makalah ‘Pop-Tradisionalisme Islam: Sebuah Penelusuran Awal’, Nia Lavinia dari Program Studi Kajian Terorisme Universitas Indonesia dengan judul makalah ‘Audiens, Agensi, dan Media Baru: Proses Radikalisasi Online Tiga Anak Muda di Indonesia Akibat Media Sosial’, dan Diah Ayu Agustina dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dengan judul makalah ‘Embracing Piety: Unraveling the Experiences of Urban Salafi Women in Pursuit of Devotion’.
Kepala Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik, Dedi Slamet Riyadi mengatakan, naskah yang dikirim telah melalui tahap seleksi, review, dan presentasi.
“Naskah-naskah ini telah melewati proses seleksi, dibaca oleh reviewer, dan dipresentasikan,” ucapnya.
Dedi mengungkapkan, pihaknya telah menerima 300 naskah dari peneliti, baik dari luar dan dalam negeri. Dari 300 tersebut, terdapat 70 peneliti yang diundang untuk mempresentasikan makalah terkait fenomena keberagamaan di Indonesia.
“Kami menerima 300 naskah, sebanyak 70 telah melakukan presentasi,” ujarnya.
Sebagai informasi, best papers terpilih masing-masing menerima penghargaan senilai Rp2 juta.
Ba/Wcp



