Kutai Kartanegara, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin hari ini meresmikan Program Percontohan (Proper) Daerah Binaan Ditjen Bimas Islam Kemenag di Desa Santan Tengah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Peresmian Proper Daerah Binaan Ditjen Bimas Islam ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Bimas Islam, didampingi Plt. Bupati Kutai Kartanegara Chairil Anwar, Kakanwil Kemenag Kalimantan Timur Masrawan, dan Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammad Fuad Nasar.
Kamaruddin menyatakan bahwa setiap Kementerian dituntut melakukan inovasi dengan melakukan perubahan ke arah kebijakan berbasis pencapaian hasil. Kementerian Agama dalam hal ini Ditjen Bimas Islam melakukan beberapa inovasi dalam menentukan kebijakan bidang agama yang mengarah kepada stabilitas Nasional.
“Dalam konteks negara, posisi agama tidak dapat terpisahkan dalam program pembangunan yang dijalankan. Hal ini merupakan bagian yang terintegrasi di dalam kerangka pembangunan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, adil, demokratis dan sejahtera,” katanya saat melakukan sambutan, Selasa (03/11).
Program Percontohan Daerah Binaan adalah salah satu inovasi Ditjen Bimas Islam Kemenag. Inovasi ini merupakan usaha untuk mengintegrasikan program Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Penerangan Agama Islam, Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, serta Kesekretariatan.
Selanjutnya, Dirjen berharap, Pemerintah Daerah juga memberikan dukungan secara aktif agar program ini berjalan berkelanjutan minimal dalam kurun waktu tiga tahun sudah bisa benar-benar sebagai Daerah Percontohan sehingga manfaatnya juga berkesinambungan dan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan.
Program ini mencakup program Kampung Zakat, pemberian sembako, wakaf produktif, bimbingan perkawinan, rehab dan pembangunan gedung KUA, bantuan renovasi masjid dan musala, pemberian bantuan terhadap ormas Islam dan majelis taklim, pembinaan imam dan remaja masjid, temu konsultasi paham keagamaan, serta pemberian bantuan Al-Qur’an, Juz’ama dan buku keagamaan.
Tampak hadir, Direktur Urusan Agama Islam Mohammad Agus Salim, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Wakil Bupati Kutai Kartanegara Chairil Anwar, jajaran Pemda Kabupaten, Kakankemenag Kutai Kartanegara dan segenap petugas KUA beserta Penyuluh se-Kabupaten Kutai Kartanegara.
Program Percontohan Daerah Binaan ini merupakan yang keenam diresmikan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama sepanjang tahun 2018- 2020. Di Tahun 2019, Kemenag telah meresmikan Program Percontohan Daerah Binaan di Kabupaten Bekasi Provinsi Jabar, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Kabupaten Donggala Provinsi Sulteng, dan Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh. Pada tahun 2018 Kemenag juga meresmikan Program Percontohan Daerah Binaan di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.
Berikut ini enam daerah binaan Kemenag:
1. Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat 2018 diresmikan oleh Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin.
2. Bantar Gebang Bekasi Jawa Barat April 2019 diresmikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
3. Kabupaten Indragiri Hilir, Riau Agustus 2019 diresmikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin.
4. Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Desember 2019 diresmikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saa’adi
5. Desa Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh pada Desember 2019 diresmikan oleh Menteri Agama Fachrul Razi.
6. Desa Santan Tengah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada November 2020 diresmikan oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin
(Humas Bimas Islam)



