Jambi, Bimas Islam -- Ketua Dewan Pengawas STQH XXVII Provinsi Jambi 2023, KH Nasaruddin Umar mengatakan, tidak ada penyelenggaraan MTQ dan STQH seprofesional dan sebagus di Indonesia.
"Bekerja sama dengan teman-teman pecinta Al-Qur'an, orang sudah membangun MTQ dan STQH ini sekian puluh tahun dan menjadi kebudayaan. Tidak ada yang menyelenggarakan MTQ seprofesional dan sebagus di Indonesia," ujarnya dalam acara Silaturahmi dan Ramah Tamah Gubernur Jambi bersama Pengawas, Dewan Hakim, Panitera dan Panitia Pusat STQH XXVII Tingkat Nasional Tahun 2023, di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Minggu (5/10/2023).
Pujian tersebut disampaikannya berdasarkan pengalaman menyaksikan gelaran MTQ internasional di luar negeri. Ia menyebut, Dewan Hakim di Indonesia tidak hanya menilai bacaan Al-Qur'an, tetapi juga etika peserta dalam berpakaian, bersikap, dan cara membawa Mushaf Al-Qur'an.
Selain itu, KH Nasaruddin Umar mengungkapkan, kegiatan MTQ dan STQH juga memberi berkah bagi seluruh lapisan masyarakat daerah dan sekitarnya. "Yang mendapat berkah dari gelaran MTQ dan STQH itu salah satunya pedagang kaki lima, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat," ungkapnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu menyampaikan, ke depan, selain menampilkan kesemarakan acara, gelaran MTQ dan STQH juga harus terus menghadirkan suasana khidmat.
Silaturahmi dan Ramah Tamah Gubernur Jambi bersama Pengawas, Dewan Hakim, Panitera, dan Panitia Pusat STQH XXVII Tingkat Nasional Tahun 2023 itu digelar atas undangan Gubernur Jambi, AlHaris. Tampak hadir sejumlah tokoh, antara lain Prof. Dr. KH Said Agil Husin al-Munawwar, Prof. Dr. KH Ahsin Sakho Muhammad, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi, serta para pejabat Ditjen Bimas Islam Kemenag.
Fn/Mr



