Jakarta, Bimas Islam --- 10 Oktober 2020, flyer bertuliskan seleksi Imam Masjid di Uni Emirat Arab (UEA) viral di media sosial. Program yang digagas Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama berhasil menarik perhatian 205 Hafiz Quran yang mendaftar.
“Ini lebih dari target awal yang ditargetkan 100 peserta,” kata Direktur Penais, Juraidi Senin (9/11).
Salah satu peserta asal Surabaya, Abdullah Djamal Al-Amudy menceritakan awalnya dia tidak tertarik dengan program yang flyernya viral selama bulan Oktober. Atas dorongan keluarga dekat, termasuk sang istri tercinta, pria lahiran 1994 ini memutuskan mendaftar seleksi yang dilaksanakan di Ibu Kota.
Abdullah, yang sehari-hari menjadi Imam Masjid salat wajib di Masjid Ukhuwah Islamiyyah di Jalan Ikan Cucut, Surabaya dan Masjid Salman, Jalan Kelasi Surabaya beralasan ingin mencari tantangan menjadi imam di UEA.
“Saya ingin merasakan menjadi imam yang makmumnya orang asing,” kata lelaki keturunan Arab tersebut.
Masjid Al-Azhar, Ampel, Surabaya menjadi saksi Abdullah menjadi imam masjid kampung di Surabaya. Berawal dari pengganti imam saat tarawih, Ramadan 1434 Hijriah atau tepatnya tahun 2012.
“Saat itu, teman saya jadi imam tarawih dan berhalangan. Saya disuruh gantikan. Alhamdulillah masjidnya cocok,” ujarnya.
Abdullah berharap dirinya dapat terpilih menjadi salah satu Imam Masjid di Uni Emirat Arab. Karena dengan menjadi imam di luar negeri hafalannya akan terasah.
Selain itu, Abdullah mengaku seleksi yang dilaksanakan di Jakarta 8-10 November menjadi pengalaman pertama ke Jakarta menggunakan kereta eksekutif dan pesawat terbang.
“Ini pengalam pertama saya ke Jakarta. Apalagi naik kereta eksekutif. Biasanya saya naik kereta yang ekonomi dan bangkunya keras,” kisahnya.
Abdullah bersama 89 peserta lainnya tergabung dalam angkatan pertama seleksi Imam Masjid di Uni Emirat Arab. Selama seleksi seluruh peserta harus melalui tiga tahap penilaian: hafalan, ilmu fikih, dan bahasa Arab.
(Humas Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



