Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penjualan dan Distribusi BSI, Anton Sukarna menyampaikan, kolaborasi antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dan masjid diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat untuk meningkatkan perekonomian umat.
Demikian disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional Badan Kesejahteraan Masjid (Rakernas BKM) 2023 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Rabu (8/11/2023).
“Salah satu inovasi yang diusung oleh BSI adalah program BSI Smart, yang memungkinkan masjid untuk menjadi tempat transaksi keuangan yang efisien dan dapat meningkatkan perekonomian umat,” ungkapnya.
Anton menyampaikan, strategi yang dilakukan adalah mengidentifikasi sektor-sektor yang dapat diintegrasikan secara optimal dalam masjid.
“BSI akan secara aktif mengidentifikasi potensi yang ada di dalam masjid, dengan tujuan untuk menyediakan akses yang mudah bagi umat melalui layanan yang ditawarkan BSI. Contohnya, pendirian ATM di area masjid dan penyediaan fasilitas lainnya,” ucapnya.
Anton juga menyebut, masjid dapat menjadi wadah penyaluran dana ZISWAF dengan menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). “Langkah ini diambil untuk mengikuti tren kehidupan digital generasi muda, dengan harapan dapat menarik minat untuk menggunakan QRIS dalam penyaluran dana ZISWAF,” pungkasnya.
Wcp/Mr



