Program yang digagas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu bertujuan memantau kesehatan serta memberi edukasi kesiapan nikah dan program hamil melalui aplikasi.
Kepala KUA Kroya, Abdurrasyid mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari program Bimbingan Perkawinan (Bimwin). "Petugas PLKB dan Penyuluh Agama Islam KUA Kroya berkolaborasi memberi pemahaman menyeluruh terkait gizi sehat, pentingnya nutrisi, dan penerapan pola makan seimbang untuk mengatasi stunting," ujar Abdurrasyid di Aula Kecamatan Kroya pada Rabu (8/11/2023).
Menurut Abdurrasyid, aplikasi ELSIMIL terbukti efektif dalam memberi pengetahuan dan literasi kesehatan reproduksi, khususnya terkait gizi bagi calon ibu.
Ia juga menilai, kolaborasi antara KUA dan PLKB mampu memberi kontribusi positif dalam menyosialisasikan literasi gizi dan kesehatan di wilayah Kecamatan Kroya.
"Dengan dukungan bersama, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di Kecamatan Kroya," tandasnya.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



