Dalam kesempatan itu, Kepala KUA Srandakan, Khambali Muksin menyampaikan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberi pemahaman kepada para pelaku UMKM untuk melakukan proses digitalisasi usaha.
“Sentuhan digitalisasi ini akan memperluas pemasaran produk UMKM dan merambah konsumen dari berbagai kalangan,” ujarnya.
Digitalisasi UMKM, imbuh Khambali, diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan dunia usaha saat ini. Ia menyebut, pembinaan yang dilakukan untuk menyesuaikan perubahan cepat yang terjadi di sektor perdagangan.
“Bisnis online tidak bisa dihindari lagi, maraknya penggunaan platform e-Commerce dalam sektor perdagangan menjadi bukti perlunya ikut beradaptasi,” ungkapnya.
Khambali mengungkapkan, para pelaku UMKM perlu memanfaatkan sejumlah platform penjualan online seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, Lazada, dan sebagainya.
Sementara itu, Kepala KCP Bank Mandiri Srandakan, Arifin Ilyas menekankan pentingnya penguasaan metode transaksi digital bagi UMKM. “UMKM perlu terkoneksi dengan internet untuk membuka peluang pasar yang lebih luas, harus tahu transaksi digital,” pungkasnya.
Wcp/Mr



