Kepala KUA Srandakan, Khambali menjelaskan, menghadirkan narasumber dari Unit BRI Srandakan dalam kegiatan Bimwin bertujuan untuk mempersiapkan keluarga yang memiliki kestabilan keuangan dan ekonomi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan keluarga yang mampu mengelola keuangan dengan baik, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka perceraian di wilayah tersebut.
"Bimwin diarahkan untuk menciptakan keluarga yang kuat. Konsep keluarga 'sakinah, mawaddah wa rahmah' (Samawa) tidak hanya mencakup aspek keagamaan, tetapi juga pengelolaan keuangan keluarga yang efektif. Keluarga Samawa melibatkan aspek fisik dan ekonomi," ungkap Khambali, Senin (13/11/2023).
Khambali menambahkan, kerja sama dengan Unit BRI Srandakan adalah bagian dari komitmen KUA Srandakan untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak yang berkaitan dengan masyarakat.
Kepala Unit BRI Srandakan, Vicka Daru Murti mengatakan, kehadiran BRI dalam kegiatan ini adalah untuk mendukung program penguatan keluarga bagi calon pengantin. "Peran BRI adalah mendukung dan membantu KUA dalam menyajikan materi Bimwin. Kami fokus pada penguatan pengelolaan keuangan para calon pengantin yang akan melangkah ke gerbang pernikahan," ujarnya.
Selain mendalami aspek keuangan, Bimwin di KUA Srandakan juga menghadirkan narasumber dari ahli gizi, Dr Miranda dan Alifa dari Puskesmas Srandakan. Materi yang disampaikan mencakup kesehatan reproduksi dan upaya pencegahan stunting.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



