Bogor, Bimas Islam --- Peningkatan peran dan fungsi masjid paripurna menjadi tema bahasan dalam lokakarya kemasjidan yang diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama. Penerjemahan masjid paripurna sebagaimana disampaikan oleh Direktur Urais dan Binsyar Moh. Agus Salim dimaksudkan sebagai bentuk layanan optimal baik dari sisi peribadatan maupun pemberdayaan fasilitas hingga aktifitas keagamaan yang multi fungsi.
“Bentuk pelayanan optimal di bidang kemasjidan, sudah saatnya harus mencapai sisi pemberdayaan fasilitas dan ragam aktifitas yang multifungsi dan paripurna bagi umat”, ujar Agus.
Di antara bentuk pemberdayaan tersebut, menurut Agus dapat dirujuk dari lahirnya sebuah program berupa gerakan nasional masjid ramah anak dan disabilitas. “Kebutuhan umat terhadap layanan masjid saat ini sudah mulai bergerak pada pola pemberdayaan yang lebih baru dan kongkrit, dengan memaksimalkan program bantuan pembangunan dan operasional masjid yang ada, kita akan terus mendukung gerakan nasional masjid ramah anak dan juga ramah bagi penyandang disabilitas.
Dengan model pemberdayaan tersebut ditambahkan Agus selanjutnya akan turut melengkapi aspek bimbingan dan layanan yang selama ini sudah dijalankan secara rutin, terutama yang ditujukan khusus bagi para takmir, imam dan khatib masjid.
Turut mengisi kegiatan yang akan dilangsungkan selama tiga hari itu (23-25/9), beberapa narasumber di tingkat nasional lainnya, seperti Dirjen Bimas Islam Kamarudin Amin, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar, Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, Sesditjen Bimas Islam Fuad Nasar dan staf Ahli Menteri Agama Khaerul Huda.
Hadir sebagai peserta lokakarya yang bertempat di Hotel Arc Kota Bogor ini, 72 orang, terdiri atas perwakilan takmir masjid di wilayah DKI Jakarta, Kab/Kota Se-Jawa Barat dan Banten, serta unsur pelaksana di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
(Syafaat/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



