Saat ini sejumlah foto dan tulisan menarik sudah dikirim dan diterima oleh panitia, dan selanjutnya akan dilakukan proses penjurian. Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti lomba ini, masih disediakan waktu hingga nanti malam.
Lomba menulis naskah bertema ‘Inovasi Mewujudkan Masjid Ramah untuk Kemaslahatan Semua’ ini terbuka untuk umum, baik para penulis, peneliti, akademisi, hingga aktivis masjid. Para peserta dapat mengirimkan naskah terbaiknya untuk diterbitkan menjadi bagian Bunga Rampai (Book Chapter).
Kemudian cabang lomba yang kedua, yakni lomba foto bertema "Masjid kita, Masjid Ramah" dapat diikuti dengan memosting foto dan narasi di akun Instagram peserta.
Kepala Subdit Kemasjidan Akmal Salim Ruhana mengatakan, lomba ini bertujuan untuk mempromosikan masjid-masjid Indonesia yang sudah menerapkan konsep ramah anak dan perempuan, difabel, lansia, lingkungan, keragaman, dan duafa serta musafir.
Menurutnya, saat ini jumlah masjid di Indonesia yang terdata di Sistem Informasi Masjid (Simas) lebih dari 800.000. "Kami ingin mendorong masjid dan musala agar lebih ramah, sesuai dengan tipologi masjid ramah," ujarnya di Jakarta, Rabu (17/1/24), sambil menjelaskan, perlombaan masih dibuka hingga nanti malam.
Dalam lomba ini, proses pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun. Informasi lengkapnya disampaikan melalui akun Instagram Instagram @bimasislam dan @serambi.masjid.
An/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



