Direktur Penais, Ahmad Zayadi mengatakan, istilah Tarhib Ramadan diartikan sebagai perayaan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Menurutnya, tarhib Ramadan merupakan tradisi dan budaya umat Islam yang dihelat dengan berbagai kegiatan positif dan penuh suka cita.
"Kata Nabi, siapa yang bergembira dengan datangnya Ramadan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya dari neraka. Atas dasar inilah banyak umat Islam khususnya di Indonesia bersuka cita menyambut bulan mulia, bulan yang dinanti umat Muslim seluruh dunia,” papar Zayadi dalam sambutannya, Sabtu (9/3/2024).
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata 'Tarhib' berasal dari bahasa arab yang artinya penyambutan atau pengucapan selamat datang.
“Jika diakronimkan, Tarhib adalah Marhaban atau selamat datang Ramadan, yang merujuk pada penggambaran menyambut tamu dengan dada yang lapang, penuh kegembiraan, dan persiapan,” imbuh Zayadi.
Di Indonesia, lanjut Zayadi, Tarhib Ramadan diisi dengan amalan ibadah, seperti bersedekah dan mengaji. “Kemudian ada juga tradisi ziarah kubur kepada para leluhur, tradisi munggahan atau mengundang makan bersama. Setiap daerah memiliki tradisi masing-masing,” ungkapnya.
Zayadi menyebut, tradisi dan budaya juga merupakan persiapan untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan.
“Puasa Ramadan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Karenanya, kita perlu mempersiapkan diri dalam menyambut bulan Ramadan yang mulia. Persiapan itu dibutuhkan agar kita dapat secara maksimal memanfaatkan dan beribadah di bulan tersebut,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Zayadi juga mengajak majelis taklim, ormas Islam, hingga Penyuluh Agama Islam untuk memakmurkan masjid pada bulan Ramadan.
“Salah satu bentuk syukur kita kepada Allah SWT adalah memakmurkan masjid dengan kegiatan ibadah, dakwah, menjaga ukhuwah, dan syiar lainnya di bulan Ramadan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan itu melibatkan lembaga keagamaan, Ormas Islam, Majelis Taklim, Penyuluh Agama Islam, qari-qariah, serta pejabat di lingkungan Kemenag se-Tangerang Selatan.
An/Mr



