Yogyakarta, Bimas Islam --- Kampung Zakat Wakaf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman siap memanfaatkan bantuan Rp 100 juta dari Kementerian Agama RI. Bantuan ini diperoleh melalui pengajuan proposal kepada Direktorat Zakat Wakaf Kemenag RI.
“Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan gedung pertokoan Z-Mart yang berada di komplek masjid Al Iman, Bangunkerto, Turi Sleman,” kata Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Kriswanto pada rapat koordinasi dan evaluasi program Zakat Wakaf Community Development (ZWCD), Selasa (30/06).
Rakor ini dihadiri Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf Kanwil Kemenag DIY Muklas, Kepala Kankemenag Kabupaten Sleman Sa’ban Nuroni, Kasi Pemberdayaan Zakat Bidang Penais Zawa dan Kasi Pemberdayaan Wakaf Bidang Penais Zawa. Hadir pula Kepala KUA dan Penyuluh KUA Kecamatan Turi, Sleman, Takmir Masjid Al Iman dan Dukuh Tepan Turi Sleman.
Dalam pengarahannya, Kabid Muklas meminta kepada BAZNAS Kabupaten Sleman, sebagai pengampu program ZWCD, agar melaksanakan program dan kegiatan direncanakan dengan sebaik-baiknya.
“Kami minta agar melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Pengembangan usaha ekonomi agar menggandeng instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kemudian untuk penguatan spiritualitas masyarakat agar mengoptimalkan penyuluh agama Islam,” tandas Muklas.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar bantuan dana dari Direktorat Zakat Wakaf Kemenag RI direncanakan dan digunakan sesuai proposal yang telah diajukan.
“Penggunaan dana agar benar-benar sesuai peruntukan, perencanaan yang matang, selesai tepat waktu, dilaporkan dan dipertanggungjawabkan sesuai peraturan perundangan,” urai Muklas.
“Kita patut bersyukur, di saat kondisi seperti ini, Direktorat Zakat Wakaf Kemenag RI telah memberikan perhatian khusus program ZWZD yang merupakan program percontohan untuk daerah lain. Ini memberikan peluang bagi Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta untuk terus mengembangkan program tersebut,” pungkasnya.
Rencananya, Z-Mart dibangun di atas tanah wakaf masjid Al Iman Tepan yang lokasinya sangat strategis karena berada di pinggir jalan besar, jalur ke arah timur menuju Prambanan atau kearah barat menuju jalan Magelang. Z-Mart nantinya tidak hanya melayani pembeli dari masyarakat tetapi juga menjadi pusat grosir bagi jamaah masjid Al Iman dan masyarakat di wilayah Tepan dan sekitarnya.
Seperti diketahui, Kampung Zakat Wakaf Sleman diresmikan Menteri Agama pada September 2019. Program unggulan memadukan antara potensi zakat dan wakaf melalui ZWCD. Program ini diinisiasi Bidang Penerangan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Program ZWCD sangat strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Menag saat meluncurkan program ini menyebut akan terus dikembangkan dan menjadi percontohan bagi daerah lain.
Kurun waktu hampir satu tahun, secara umum program ZWCD berjalan sangat bagus dan hasilnya sudah bisa dinikmati masyarakat khusunya di wilayah Kecamatan Turi Kabupaten Sleman. Dalam bidang penguatan spiritual, pengembangan majelis taklim, baik dari sisi jumlah maupun muatan materi, terus mengalami peningkatan. Penyuluh agama Islam PNS dan Non PNS, dengan dukungan tokoh masyarakat dan pengurus kampung, telah berhasil mengembangkan majelis taklim. Majelis taklim tidak hanya media untuk meningkatkan ilmu dan amal ibadah, tetapi juga sekaligus dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi. Peningkatan kesejahtaraan masyarakat, melalui pemberian keterampilan, pemberdayaan sumberdaya alam dan penguatan permodalan selalu berjalan simultan.
(diy.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



