Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyebut, Islam adalah agama dengan pertumbuhan paling cepat di dunia.
Hal itu disampaikannya saat mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara Gebyar Syiar Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 H, Kamis (28/9/2023) di Masjid Istiqlal Jakarta.
"Terkait dengan the future of world religion, tentang masa depan agama-agama dunia, ternyata Islam sekarang ini adalah the fastest growing of the world, agama yang pertumbuhannya paling cepat di antara agama-agama dunia," paparnya.
Saat ini, imbuh Dirjen, Islam merupakan agama kedua dengan jumlah pemeluk terbanyak dunia. Ke depan, para pengamat dunia memprediksi bahwa Islam akan semakin besar dan mendominasi penduduk dunia.
"Sekarang umat Islam di seluruh dunia sekitar 23%, nomor dua setelah Kristen dengan 33%. Tiga dekade ke depan, menurut pengamat dunia, pada tahun 2050, umat Islam akan kurang lebih sama jumlahnya dengan pemeluk Kristen," ujarnya.
Menurutnya, jika tren ini terus berjalan, pada 2070, Islam akan lebih besar dibanding agama lain, dan akan mendominasi agama di dunia pada tahun 2100. "Bukan hanya di bagian Timur Tengah, tapi juga Eropa, Amerika, dan negara-negara lainnya," terangnya.
Kamaruddin menjelaskan, fakta empirik tersebut merupakan bukti bahwa umat Islam berhasil menjalankan ajaran agamanya dengan benar.
"Islam semakin menemukan versi terbaiknya. Umat Islam berhasil mereflesikan agamanya, semakin dibutuhkan oleh manusia, pro terhadap pembangunan, kebudayaan, dan bahkan terhadap isu-isu global," tegasnya.
Msk/Mr



