Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mendorong jajaran untuk memberikan pelayanan bermutu dan berkualitas kepada masyarakat luas. Hal itu disampaikannya saat membuka Kegiatan Sinkronisasi Data Sistem Informasi Bimas Islam tingkat Pusat dan se DKI Jakarta, di Hotel A-One Jakarta, Rabu (4/11).
"Pelayanan bermutu dan berkualitas sangat diperlukan di era serba cepat dan digital seperti saat ini," kata Dirjen.
Salah satunya, dikatakan Dirjen, melalui teknologi sistem informasi. Hal ini dibutuhkan untuk melayani umat Islam di Indonesia yang diperkirakan lebih dari 200juta orang.
"Suatu layanan bisa disebut bermutu dan berkualitas adalah layanan tersebut tepat, cepat, tepat, akurat, dan memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.
Untuk mewujudkan pelayanan yang bermutu dan berkualitas, diperlukan tiga hal untuk diperhatikan, yaitu sarana, prasarana, dan sumber daya manusia.
"Sumber daya manusia menjadi hal penting, karena program dapat berjalan dengan baik, bila sumber daya manusianya memiliki kompetensi yang memadai," tegas Dirjen.
Selain Dirjen Bimas Islam, dijadwalkan hadir sebagai narasumber, antara lain Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammad Fuad Nasar, Kabag TSI Biro HDI Kemenag, Kabid Penais Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Kabid Urais Kanwil Kemenag DKI Jakarta, dan Praktisi Teknologi Sistem Informasi.
Kegiatan Sinkronisasi Data Sistem Informasi Bimas Islam tingkat Pusat dan se DKI Jakarta dilaksanakan selama tiga hari, 4-6 November 2020 ini, diikuti 75 orang peserta yang merupakan perwakilan Direktorat dan Sekretariat di lingkungan Ditjen Bimas Islam, serta perwakilan Kanwil Kemenag DKI Jakarta.
(Humas Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



