Yogyakarta, Bimas Islam --- Memasuki semester kedua tahun 2020, Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY melakukan Rapat Koordinasi semester satu melalui virtual. Kegiatan ini diikuti jajaran Kepala Seksi pada Bidang Urais dan Kasi Bimas Islam serta Perencana di lingkungan Kemenag DIY pada Selasa (30/6).
Kepala Bidang Urais Nadhif menekankan lima hal dalam pelaksanaan program pada semester kedua. Pertama Evaluasi terhadap inventarisasi KUA seperti bangunan KUA yang masih berada di tanah pihak lain; kedua, revisi anggaran pada kegiatan yang sudah dibatalkan seperti lomba KUA dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Penghulu.
“Revisi Kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan bimbingan perkawinan menunggu juknis dari pusat,” tandas Nadhif.
Ketiga, perpanjangan tanggap darurat di DIY sampai dengan 31 Juli 2020; keempat Layanan nikah di masa Covid dengan mengikuti regulasi yang ada yaitu Surat Edaran Dirjen P.006/DJ. III/Hk.007/06/2020 tentang Pelayanan Nikah Menuju Masyarakat Produktif Aman Covid.
“Edaran ini agar benar-benar dipatuhi,” pesan Nadhif. Terakhir, kelima terkait pelaksanaan Idul Qurban dengan mengacu pada Surat Kakanwil tentang Panduan Ibadah Idul Qurban di masa Covid.
Selanjutnya Rakor yang dipandu Kasi Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keuarga Sakinah Nur Ahmad Ghojali ini, meminta laporan masing-masing Kasi Bimas Kankemenag Kabupaten/Kota yang meliputi progres kegiatan dan kendala serta program-program yang dilakukan ke depan.
“Tantangan yang muncul antara lain terkait kegiatan Bimbingan Perkawinan di masa Covid, status tanah KUA dan pelaksanaan revisi anggaran,” terang Ghojali.
Sementara Kasi Kemasjidan, Hisab Rukyat dan Bina Syariah Yosef Muniri mengingatkan agar pelaksanaan rangkaian ibadah Idul Adha termasuk penyembelihan hewan qurban mengacu pada Surat Kakanwil.
(diy.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



