Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama, Fachrul Razi bangga karena Indonesia menjadi role model dunia dalam hal toleransi beragama. Toleransi antar umat beragama di Indonesia telah mendapatkan apresiasi dari berbagai negara, termasuk negara yang berlandaskan Islam.
"Indonesia telah menjadi role model dunia. Kebhinnekaan yang ada di Indonesia bukanlah petaka, tetapi rahmat," ungkap Menag dalam Diskusi Isu-Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media Tahap II di Jakarta, Kamis (17/12/20).
Apresiasi terhadap kerukunan umat beragama di Indonesia, lanjut Menag, datang dari Uni Emirat Arab. Salah satu negara yang berada di Kawasan Timur Tengah ini percaya dengan imam-imam masjid yang berasal dari Indonesia.
"Uni Emirat Arab tahun ini meminta 20 imam masjid. Tahun depan, mereka meminta 200 imam masjid dari Indonesia. Saat ditanya kenapa mereka meminta imam masjid dari Indonesia, mereka menyatakan bahwa imam masjid dari Indonesia akhlaknya baik dan ajaran yang disampaikan adalah ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin," tambahnya.
Selain Uni Emirat Arab, apresiasi terhadap kerukunan umat beragama di Indonesia juga datang dari Afghanistan. Menag menuturkan, Afghanistan menginginkan ulama-ulama Indonesia bisa hadir dan menceritakan umat Islam di Indonesia yang toleran.
"Afghanistan minta kerjasama. Mereka ingin sewaktu-waktu ulama Indonesia hadir ke Afghanistan untuk berbagi pengalaman tentang membangun Islam yang rahmatan lil 'alamiin. Indonesia sangat berbhinneka tapi rukun. Mereka berharap ulama Indonesia datang dan bercerita bagaimana membangun Islam yang rahmatan lil 'alamin," pungkas Menag.
Diskusi Isu-Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media Tahap II juga dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor, dan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Agus Salim.
(pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



