Pangkalpinang, Bimas Islam --- Menag Fachrul Razi secara resmi menutup Kongres Umat Islam Indonesia-VII. Menag menutup KUII-VII dengan mengucapkan kalimat hamdalah dan mengetok palu sebanyak tiga kali.
"Dengan mengucap alhamdulillahirabbil 'alamin, Kongres Umat Islam Indonesia ke-7 secara resmi saya nyatakan ditutup." ujar Menag di Ballroom Novotel and Convention Center Pangkalpinang, Jum'at (28/2/20).
Dalam sambutannya, Menag berharap agar rekomendasi dan deklarasi dalam kongres yang dilaksanakan selama 3 hari ini bisa dijadikan pedoman bagi umat dan bangsa.
"Harapan saya, kiranya rumusan-rumusan penting yang dirumuskan pada kongres ini dapat diimplementasikan dalam bentuk pedoman-pedoman bagi umat Islam dan bangsa Indonesia," tambah Menag.
Selain dalam bentuk pedoman, Menag juga berharap agar keputusan kongres bisa ditransformasi dalam program-program yang aplikatif dan bekontribusi bagi pembangunan nasional.
"Agar keputusan yang dihasilkan bisa diwujudkan dalam program yang dapat menyentuh langsung kepentingan masyarakat sehingga dapat memberikan kontribusi dan kemaslahatan pembangunan nasional," tambahnya.
Cukup menyita perhatian ribuan hadirin, Menag menyisipkan pantun di akhir sambutan penutupan KUII-VII ini.
"Panglima terkenal bernama Hang Tua. Orangnya bijak dan membanggakan. Kongres Umat Islam usailah sudah. Semoga hasilnya membawa berkah." tutup Fahrul, disambut tepuk tangan meriah ribuan hadirin.
(pb/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



