Delapan gedung KUA SBSN tersebut yaitu KUA Tanjung Kabupaten Brebes, KUA Adimulyo Kabupaten Kebumen, KUA Karang Malang Kabupaten Sragen, KUA Wonokerto Kabupaten Pekalongan, KUA Donorojo Kabupaten Jepara, KUA Sulang Kabupaten Rembang, KUA Klego Kabupaten Boyolali, dan KUA Plantungan Kabupaten Kendal.
Pria yang akrab disapa Gus Men itu menekankan, prestasi Jawa Tengah dalam proyek SBSN dapat dijadikan percontohan bagi provinsi lain. “Sebagai komandan Jawa Tengah (Kakanwil), prestasi ini harus dipertahankan,” ujar Gus Men dalam kegiatan Pengarahan Kinerja ASN Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Minggu (4/2/2024).
Gus Men menyebut, pihaknya saat ini berada di posisi teratas dalam pelayanan, integritas, dan kinerja. “Pencapaian ini tidak terlepas dari dedikasi kita semua yang telah menempatkan masyarakat sebagai tuan yang harus dilayani,” ungkapnya.
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, peresmian KUA SBSN diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan keagamaan secara optimal di kecamatan setempat.
“Kami berharap, KUA SBSN yang baru saja diresmikan dapat meningkatkan kualitas layanan keagamaan di kecamatan setempat,” ucap Dirjen kepada wartawan.
Selain itu, Dirjen juga berharap agar layanan yang diberikan KUA SBSN dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh masyarakat. “KUA diharapkan menjadi rujukan layanan keagamaan berkualitas yang cepat dan mudah diakses masyarakat,” imbuhnya.
Musta’in dalam laporannya menyampaikan, pembangunan infrastruktur layanan keagamaan dengan skema SBSN telah rampung di 41 titik lokasi. “8 titik di KUA kecamatan, 7 titik di PLHUT Kemenag kabupaten/kota, dan 26 titik lokasi di madrasah tahun 2023 rampung dibangun,” pungkasnya.
Acara peresmian gedung KUA SBSN dihadiri unsur pejabat Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kakankemenag kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Kepala KUA se-Jawa Tengah, Kepala Madrasah, dan Ketua Pokjaluh se-Jawa Tengah.
Wcp/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



