Hal itu disampaikannya dalam acara Mukernas XVI Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan secara virtual, Jumat (24/11/2023).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya langkah yang selaras dengan aturan dan hukum yang berlaku sebagai fondasi utama kelangsungan organisasi.
"Dalam pengelolaan keuangan, transparansi dana zakat dan wakaf sangat penting. Kita harus memberi kepercayaan kepada masyarakat bahwa sumbangan mereka digunakan sesuai tujuan," ungkap Waryono.
Ia juga menyoroti perlunya penguatan Amil dan Nazir untuk menghindari konflik di masa depan. "Menguatkan lembaga Amil dan Nazir (Wahdah Inspirasi Zakat) bukan hanya untuk keberlanjutan, tetapi juga sebagai langkah proaktif," tegas Waryono.
Dalam konteks zakat dan wakaf, Waryono menekankan ketaatan terhadap hukum syariah dan regulasi NKRI. "Wahdah Inspirasi Zakat harus memiliki panduan khusus pemetaan zakat wakaf, dengan penguatan peta muzaki dan mustahik," paparnya.
Menurutnya, salah satu manfaat nyata wakaf adalah beasiswa abadi, yang dapat mendukung pendidikan. Ia pun berharap, Mukernas Wahdah Islamiyah menjadi wadah konstruktif untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan zaman.
Andayani/Mr



