Jambi, Bimas Islam -- Kompetisi STQH Nasional ke-27 di Jambi yang berlangsung selama sepuluh hari (29/10/23-7/11/23) mencuri perhatian dengan penggunaan cetakan Mushaf Al-Qur'an berkualitas tinggi. Seluruh naskah Mushaf Al-Qur'an yang digunakan di arena STQH ini menggunakan Mushaf Standar Indonesia (MSI) edisi terbaru tahun 2023 yang dicetak di Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Ciawi, Bogor, Jawa Barat.
Kepala UPQ, Jamaluddin Marky menjelaskan, pihaknya menggunakan naskah terbaru dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ), yang telah melalui tujuh tahapan koreksi dengan tanda tashih yang tersedia dalam QR code.
Naskah master MSI (Mushaf Standar Indonesia) yang digunakan pada STQH ini adalah karya asli anak bangsa bernama Ustaz Isep Misbah. Naskah tersebut terus mengalami pengembangan font tulisan digital oleh Tim IT LPMQ. Desain naskah ini lebih jelas dan tebal, termasuk ayat pojok 15 baris, yang dirancang untuk mempermudah berbagai kalangan dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an.
"Desain naskah lebih jelas dan tebal, sehingga nyaman dibaca semua kalangan," kata Jamaluddin dalam sebuah wawancara dengan Tim Bimas Islam, Jumat (3/11/2023) di Jambi.
Selain naskah yang berkualitas, Jamaluddin mengatakan, bahan yang digunakan sangat istimewa, karena menggunakan kertas unggulan yang terbuat dari kertas QPP (Qur'an Paper Premium), yang memiliki ketahanan kertas serta warna yang dapat bertahan hingga 100 tahun dalam pemakaian normal. Ini memberi jaminan bahwa cetakan Al-Qur'an akan tetap terjaga kualitasnya dalam jangka waktu yang panjang.
Tidak hanya itu, desain cover mushaf ini juga dibuat lebih ekslusif dengan kandungan filosofi kearifan lokal batik nusantara pada ornamennya. Warna yang dibuat pada cover sengaja dibuat lebih gelap agar lebih kontras dengan warna ornamen atau iluminasi dan poly emas kaligrafi pada cover.
"STQH Nasional Jambi ke-27 bukan hanya sebuah ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempromosikan standar tertinggi dalam mencetak dan menghormati Al-Qur'an. Dengan menggunakan cetakan Al-Qur'an berkualitas tinggi, kami berkomitmen menjaga kualitas dan keaslian Al-Qur'an dalam setiap aspek, sambil membanggakan karya anak bangsa dalam menciptakan naskah master MSI," tuturnya.
Jamaluddin Marky berharap, cetakan Al-Qur'an ini akan memberi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa depan yang selalu mengutamakan kualitas dan keaslian dalam penggunaan Al-Qur'an. "STQH Nasional Jambi ke-27 adalah contoh nyata bahwa perhatian terhadap detail dan kehormatan terhadap Al-Qur'an dapat menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi semua yang terlibat," tandasnya.
Msk/Mr



