“Program ini akan terus kami lakukan sebagai upaya menjaga dan merawat adat istiadat dan keberagamaan, serta merealisasikan sejumlah budaya lokal yang masih relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” papar Komang saat memberi sambutan pada acara Ngaji Budaya dan Tradisi Islam Nusantara di Bali, Senin (11/12/2023).
Ia mengatakan, banyak kearifan lokal yang masih menjadi panutan masyarakat Bali hingga saat ini. Sehingga menurutnya, perlu upaya dalam menjaganya.
“Bali merupakan salah satu daerah populer yang menarik para wisatawan asing maupun lokal karena keindahan kotanya, serta keragaman budaya lokal,” ujarnya.
Ngaji Budaya, menurutnya, menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan mengembangkan budaya-budaya Bali dan keberagamaan kepada generasi muda yang akan menjadi penerus kehidupan selanjutnya.
“Saya menaruh harapan kepada Bapak Direktur Penerangan Agama Islam, agar kegiatan yang baik ini agar ada tindak lanjut di masa mendatang, sekaligus menjangkau lebih luas masyarakat, agar umat di Bali bisa terus menerus menjaga kearifan lokalnya agar menjadi tambahan daya tarik bagi wisatawan,” harap Komang.
Acara yang diinisiasi Subdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Kemenag itu merupakan diskusi yang bertujuan untuk menggali kekayaan budaya Indonesia dengan memperkuat pilar moderasi beragama.
Kegiatan bertema ‘Budaya dan Pilar Moderasi Beragama’ tersebut juga dihadiri Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali Komang Sri Marheni, dan diikuti 150 peserta dari unsur Penghulu dan Penyuluh Agama Islam, Pamong Budaya, Seniman/Budayawan Bali, unsur Majelis Taklim, hingga organisasi kemasyarakatan Islam setempat.
An/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



