Banyuwangi, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi siap membantu dibidang pembinaan penyuluhan agama kepada para peserta rehabilitasi narkoba. Hal itu diungkapkan Penyusun Bahan Pembinaan Keluarga Sakinah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Syafaat saat Pembinaan secara terpadu terhadap residen pemakai Narkoba, Selasa (26/1) di aula lantai dua gedung LRPPN di Kabupaten Banyuwangi.
"Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyambut baik kerjasama LRPPN dan semua isntitusi terkait, terutama kementerian Agama," ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) (Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia) LRPPN BI Kabupaten Banyuwangi mengadakan Pembinaan secara terpadu terhadap residen (sebutan bagi orang yang menjalani rehabilitasi) pemakai Narkoba.
Dalam kesempatan tersebut hadir yang memberikan semangat bagi residen yang telah menjalani perawanan antara lain Kompol Mustaqim, Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat (Kasat Binmas) Polresta Banyuwangi Zen Kostoloni, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Banyuwangi Tati Melati, Kepala Bidang Pemberdayaan Rehabilitasi Sosial (Kabid Daya Resos) di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banyuwangi. serta dari Seksi Bimas Islam kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Berbagai motivasi diberikan kepada para pemakai penyalahgunaan narkoba tersebut untuk mengakhiri penyalahgunaan narkoba dengan cara mengikuti rehabilitasi.
Diharapkan para residen setelah dinyatakan sembuh dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala, bagi para pelajar dan mahasiswa dapat terus menempuh pendidikan untuk mencapai tujuan menjadi lebih baik, sebagaimana disampaikan Huriyah Azizah, Penyuluh Agama pada KUA Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi yang memberikan tausiyah dalam kegiatan tersebut.
“Setiap peristiwa akan membawa hikmah bagi kita, terlebih bagi para residen yang pernah mengalami ujian berat namun bisa lulus, akan menjadi pelajaran tersendiri yang sangat bermanfaat dalam mengambil hikmah untuk kehidupan selanjutnya” ungkapnya.
Sementara itu, Moh. Hakim Said selaku Pembina LRPPN BI menyampaikan banyak terima kasih kepada semua instansi yang hadir dalam kesempatan tersebut, dan kepada para penyuluh agama pada Kementerian Agama diminta bantuannya untuk memberikan tausiyah sekali dalam sepekan. (Syaf)
(Kemenag Banyuwangi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



