Jambi, Bimas Islam – Ketua Panitia Bidang Transportasi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Al-Hadits (STQH) Nasional ke-27 di Jambi, Zaini Anton Riyadi mengatakan, puncak kepulangan seluruh kontingen kafilah, dewan hakim, panitia, dan panitera berlangsung hari ini, Selasa (7/11/2023).
Anton menyebut, pihaknya tetap menyiagakan layanan transportasi berupa 100 unit kendaraan beserta pengemudi sejak pembukaan hingga mengantar kepulangan menuju Bandara Sultan Thaha Saifuddin.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak seperti Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) dan Kemenag Jambi terkait puncak kepulangan seluruh kafilah agar berjalan lancar," ujar Anton kepada bimasislam, Selasa (7/11/23).
Dikatakan Anton, kendaraan tersebut berkeliling ke bandara dan lokasi-lokasi penyelenggaraan STQH serta hotel tempat menginap para peserta, dewan hakim, panitia, dan panitera.
Pada kesempatan yang sama, Kadishub Provinsi Jambi, John Eka Powa mengatakan, sebanyak 45 personel dikerahkan untuk memantau dan memastikan lancarnya lalu lintas selama acara.
“Kami pastikan semuanya terlayani, mulai dari kedatangan hingga kepulangan kami kawal seluruh rombongan yang menggunakan angkutan darat dan udara,” paparnya.
Pihaknya juga sudah memetakan rekayasa lalu lintas yang akan digunakan pada puncak kepulangan hari ini. Kepulangan Kontingen mulai dari kemarin bagi jalur darat seperti Sumatra Selatan, kemudian hari ini Sumatra Barat dan Riau. Kami tetap akan memantau hingga semuanya pulang dengan selamat,” imbuhnya.
Menurut John Eka, pengerahan personil hingga kendaraan merupakan dukungan dana dari semua dibantu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dishub Jambi.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Pemerintah Provinsi Jambi telah mendukung pelaksanaan STQH Nasional ini,” pungkasnya.
John Eka menambahkan, informasi terkait cuaca di Jambi diprakirakan cerah sehingga memudahkan penerbangan.
Sebagai informasi, dilansir dari situs dephub.go.id, Bandara Sultan Thaha Syaifuddin yang terletak di Kota Jambi, Provinsi Jambi, Indonesia dahulu termasuk bandar udara yang kecil. Dikelola oleh PT Angkasa Pura II, pada tahun 2015 Pemerintah Kota Jambi lalu melakukan pengembangan dengan melebarkan landasan pacu menjadi 2.602 x 45 meter dengan tujuan agar pesawat besar juga dapat melakukan pendaratan.
Saat ini Bandara Sultan Thaha Syaifuddin bisa menampung penerbangan dari berbagai maskapai seperti Lion Air, Sriwijaya, Batik Air, hingga Garuda Indonesia. Fasilitas di dalamnya juga sudah sangat lengkap. Pengunjung bisa menemukan counter makanan, mini market, toko oleh-oleh, hingga rental taksi.
An/Mr



