Yogyakarta, Bimas Islam --- Ada tiga literasi yang wajib dikuasai penghulu dan penyuluh masa kini. Ketiga literasi itu adalah literasi digital, literasi agama dan literasi media. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menyampaikan hal itu secara virtual saat Pelatihan Komunikasi Kehumasan Melalui Media Kreatif bagi Penghulu dan Penyuluh DIY. Kegiatan yang digelar Rabu (21/10/2020) di Hotel Grand Mercure, Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta ini dijadwalkan berjalan tiga hari berakhir pada Jumat (23/10/2020) mendatang.< br />
“Seluruh jajaran penghulu dan penyuluh saya minta untuk selalu update perkembangan, sebab masyarakat saat ini membutuhkan layanan dan respon yang berkualitas,” tandas Kamaruddin. Di era sekarang ini, jelasnya, tidak terhindarkan untuk bersentuhan dengan media sosial. “Makanya penghulu dan penyuluh wajib menguasai ketiga literasi tersebut,” ungkapnya.
Kamaruddin mengakui jika dakwah konvensional memang masih dibutuhkan. “Tetapi sudah tidak memadahi sehingga media sosial harus dikuasai untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” jelas alumni Bonn University, Jerman ini.
Ia lalu memberikan contoh, salah satu bentuk layanan Ditjen Bimas Islam adalah kursus calon pengantin.
“Selama lima tahun terakhir, kita baru bisa memberikan layanan kepada 403.776 calon pengantin, padahal jumlah peristiwa nikah di negara kita tiap tahun paling sedikit 2 juta peristiwa,” terangnya.
“Itu artinya, perlu adanya terobosan agar layanan kursus seperti ini dapat menggapai lebih banyak lagi,” sambung Kamaruddin. “Pendek kata, kemampuan digital hari ini adalah keharusan,” pungkasnya.
Kegiatan yang diinisiasi Ditjen Bimas Islam Kemenag RI ini diikuti 70 peserta yang merupakan penghulu dan penyuluh ditambah unsur Bidang Urusan Agama Islam dan Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag DIY./bap
(diy.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



