Dalam sambutannya, Syekh Taleb Mohammed Al-Shehhi menyampaikan ucapan selamat datang di Uni Emirat Arab. Ia menjelaskan secara rinci kegiatan yang akan diikuti oleh peserta selama di Abu Dhabi, dan menegaskan arti pentingnya acara ini dalam mengembangkan pemahaman mengenai Islam.
Acara dilanjutkan dengan sesi muhadoroh, yang membahas peran Uni Emirat Arab sebagai pelopor dalam kancah dunia. Materi pertama disampaikan oleh Syekh Isya Al-Syamasi, membahas asas pelopor Uni Emirat Arab dalam kemanusiaan. Materi kedua, tentang peran pemerintah dalam menegakkan hubungan kenegaraan dan menolong sesama manusia, disampaikan oleh Dukturoh Tahira Yousef Al-Sa'dy.
Usai sholat ashar, peserta kembali berkumpul untuk mendapatkan materi tentang sejarah, profil, dan adat-istiadat Uni Emirate Arab. Ustadz Abdullah Al-Amiri menjadi pembicara dalam sesi ini.
Antusiasme peserta terlihat jelas, menandakan pentingnya bekal awal ini untuk lebih mendalam dalam memahami Uni Emirat Arab sebelum memulai pembelajaran dan berbagi pengetahuan.
Pembukaan resmi Dauroh Tadrib Du'at menjadi langkah awal yang menciptakan suasana saling berbagi pengetahuan dan kekayaan budaya antara peserta Indonesia dan tuan rumah Abu Dhabi.
F&M/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



