"Alhamdulillah saya juga melihat, warga melaksanakan pemilihan ini dengan guyub, ngobrol bercanda-bercanda," tutur Menag yang hadir di TPS 05 Kelurahan Leteh, Rembang, Rabu (14/02/2024).
"Perbedaan menjadi hal yang tidak perlu lagi dipertentangkan. Perbedaan, menjadi hal yang biasa saja," imbuhnya.
Gus Men, begitu ia biasa di sapa, hadir di TPS pada pukul 10.00 WIB bersama Ibu Eny Retno Yaqut dan putri pertamanya Salma Aleeva. Ia berharap, proses demokrasi yang dilakukan hari ini dapat menghasilkan wakil rakyat dan presiden yang cinta rakyat.
"Mudah-mudahan apa yang kita kontribusikan dalam proses demokrasi ini benar-benar melahirkan para wakil rakyat yang ngerti dan paham tentang rakyatnya, menghasilkan presiden yang mencintai rakyatnya sehingga Indonesia ke depan akan jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Itu harapan saya," tuturnya.
Selama berada di TPS, Gus Men duduk berbaur dengan masyarakat sekitar. Ia pun terpantau sempat membantu warga lansia yang kesulitan saat antre di TPS. Gus Men beberapa kali juga terlihat melayani permintaan berswa foto dengan masyarakat.
(kemenag.go.id)
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



