Menurut Kepala Subdirektorat Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Kemenag, Muhibuddin forum ini bertujuan untuk mendorong paparan publik mengenai tiga isu krusial tersebut. BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) juga diharapkan terlibat secara aktif dalam acara tersebut.
"Dengan kolaborasi, kita ingin mendorong BAZNAS dan LAZ untuk melakukan paparan publik terkait capaian distribusi zakat dan peran lembaga filantropi dalam pembangunan berkelanjutan," ungkap Muhibuddin kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/2/2024).
Pendistribusian zakat dan peranan lembaga filantropi dalam pembangunan berkelanjutan menjadi fokus pembahasan dalam upaya pengentasan kemiskinan. Muhibuddin menegaskan bahwa isu kemiskinan sangat krusial dalam konteks pembangunan nasional.
"Kita akan membahas pengentasan dan pemaparan data terkait tiga isu penting ini, yakni pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi," tambahnya.
Muhibuddin juga mengungkapkan rencana peluncuran sekretariat bersama untuk mengatasi sejumlah persoalan dalam pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. Langkah ini diharapkan dapat memberi tindak lanjut yang nyata pasca acara.
"Nanti akan dilakukan peluncuran sekretariat bersama untuk fokus pada ketiga area tersebut, termasuk program-program terkait kesehatan seperti stunting dan ketahanan keluarga," jelas Muhibuddin.
Tak hanya Kemenag dan Bappenas, Zakat Impact Forum juga akan melibatkan Rumah Zakat dan BAZNAS sebagai mitra kolaboratif.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



