Majalengka, Bimas Islam -- Penghulu KUA Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat telah memperlihatkan komitmen luar biasa dengan memberi pelayanan kepada masyarakat tanpa hari libur.
Selain sebagai tokoh spiritual, mereka juga bertindak sebagai pelayan masyarakat yang dengan tekun menjalankan tugas mereka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setiap saat.
Dalam wawancara eksklusif, Penghulu KUA Jatiwangi, Shandy Monandar, membagikan filosofi pelayanannya. "Saya yakin bahwa sebagai penghulu, tugas saya adalah membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam hal perkawinan. Ini berarti kita harus siap memberikan pelayanan kapan pun diperlukan," katanya.
KUA, imbuhnya, berperan sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, mereka sering bertemu dengan masyarakat untuk membantu memecahkan berbagai masalah.
"KUA adalah garda terdepan Kemenag, sehingga kami memiliki lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat, dan kami harus fleksibel untuk memberikan pelayanan kapan saja," pungkasnya.
Msk/Mr



