Amirullah menyampaikan, _talkshow_ tersebut bertujuan untuk memberi inspirasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelompok rentan, terutama anak punk dan ODGJ.
“Tujuan utamanya adalah memberi inspirasi dan edukasi kepada masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap sesama tanpa melihat kekurangan sebagaimana hadirnya negara di tengah kelompok rentan (anak punk dan ODGJ),” ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/1/2024).
Dalam talkshowtersebut, peran kedua ustaz dalam membimbing kelompok rentan, yakni Ustaz Halim dengan anak punk dan Ustaz Ruslan dengan ODGJ, menjadi sorotan. Amirullah mengapresiasi mereka sebagai sosok yang memberi contoh kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa.
“Karenanya, Kemenag mendorong penyuluh agama untuk memberi perhatian serupa terhadap kelompok rentan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Ustaz Halim dan Ruslan,” ungkap Amirullah.
Ke depan, imbuhnya, Kemenag bakal menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pelatihan khusus bagi penyuluh agama dalam menangani kelompok rentan seperti anak punk dan ODGJ. Selain itu, Kolaborasi dengan BAZNAS juga akan dilakukan untuk memberi bantuan kepada komunitas yang membina kelompok rentan.
“Semangat yang ditunjukkan Ustaz Halim dan Ruslan diharapkan menular di kalangan penyuluh agama di seluruh Indonesia. Kita perlu menghadirkan sosok seperti mereka di kalangan penyuluh dengan semangat, keikhlasan, dan kesabaran yang tinggi,” ucapnya.
Amirullah menyebut, Talkshow Jalan Pulang menjadi langkah awal bagi penyuluh agama untuk lebih efektif dan proaktif dalam menyasar kelompok rentan.
“Tindakan yang dilakukan Ustaz Ruslan dan Halim tidaklah mudah, terutama Ustaz Ruslan yang membina 270 ODGJ. Ini perlu dijadikan contoh oleh penyuluh kita,” pungkasnya.
Wcp/Mr
*Budi
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



