Bogor, Bimas Islam -- Instruktur Nasional Moderasi Beragama, Made Saihu mengungkapkan pentingnya karakter moderat dalam beragama dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bagi generasi muda. Hal itu disampaikannya dalam Talkshow Kepemimpinan Lentscape 7.0 di Bogor.
“Pemuda yang berbudaya adalah mereka yang mampu memperlihatkan identitas diri berdasarkan keluhuran dan kearifan lokal setempat,” ujarnya, Kamis (27/6/2024).
Saihu, yang juga merupakan dosen Universitas PTIQ Jakarta menyebut, karakter moderat akan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan. Karenanya, ia berharap, pemuda dapat memiliki kecerdasan yang mencakup produktivitas, inovasi, kedamaian dalam interaksi sosial, karakter kuat, serta kemampuan menjaga warisan kebudayaan.
“Melalui kebudayaan, yang berbeda jangan dipaksa untuk sama dan yang sama jangan dibeda-bedakan. Biarkan mereka menjadi seperti rajutan yang berwarna-warni tetapi tetap satu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Wida Sukmawati menjelaskan, untuk memperkenalkan karakter moderat pada generasi muda, diperlukan platform digital seperti media sosial.
“Anak muda lebih mudah terpengaruh oleh orang-orang yang mereka idolakan. Karenanya, penting bagi kita untuk menghadirkan model atau teladan yang menginspirasi untuk menanamkan kecintaan nilai luhur warisan budaya. Model atau teladan tersebut dapat berupa tokoh agama, artis, atau influencer yang memiliki nilai-nilai Islam yang kuat,” ungkapnya kepada wartawan mengulas Talkshow bertajuk “Menciptakan Pemuda Pemudi Berkualitas dengan Multikulturalisme Menuju Indonesia Emas 2045”, Sabtu (29/6).
Ia juga mengungkapkan alasan tema tersebut diangkat dalam Talkshow. Menurutnya, tema tersebut relevan dengan kondisi bangsa hari ini, yang memiliki tantangan dalam perbedaan politik, ekonomi, terutama budaya. “Dengan menghargai dan memanfaatkan keragaman budaya, kita dapat menciptakan generasi muda yang cerdas, kompeten, dan berjiwa kebangsaan yang kuat,” tandas Wida.
Acara Talkshow Lentscape 7.0 yang digelar Subdirektorat Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Kemenag bersama OSIS SMAIT Ummul Quro Bogor itu juga menampilkan lomba kesenian serta pertunjukan tari, musik, dan drama yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Wcp/Mr



