Jakarta, Bimas Islam --- Dalam rangka memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dilaksanakan perjanjian kerja sama dalam melakukan bimbingan perkawinan dan layanan kesehatan calon pengantin antara Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan. Perjanjian Kerjasama ditandatangani langsung oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin, dan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kirana Pritasari di Hotel Ibis Slipi Jakarta, Senin (27/07).
Tampak hadir mendampingi Dirjen, antara lain Direktur Kesehatan Keluarga Erna Mulati, Kasubdit Kesehatan Usia Reproduksi Lovely Daisy, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Muharam, serta Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Muhammad Adib.
Dalam sambutannya, Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat besar, baik dari segi demografi, ekonomi, budaya, dengan disparitas regional yang sangat besar.
"Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi produktif secara maksimal dengan Kementerian/Lembaga lain dalam membentuk sebuah keluarga untuk menciptakan generasi yang kuat dan kokoh," lanjut Dirjen.
"Alhamdulillah, pada saat ini, Kementerian Agama dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam melakukan bimbingan perkawinan dan layanan kesehatan calon pengantin," kata Dirjen.
Dikatakan Dirjen, ada dua hal yang menjadi tantangan dalam melaksanakan program bimbingan perkawinan, yaitu seberapa banyak kita bisa menjangkau, dan menyiapkan modul yang berkualitas bagi calon pengantin.
Sementara, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kirana Pritasari, mengatakan bahwa latar belakang Kementerian Kesehatan sangat berharap terjalinnya kerjasama ini terjalin, yaitu adanya RPJMN 2020-2024, yang tertulis dari tujuan pembangunan dalam bidang kesehatan antara lain menurunkan angka kematian ibu, stunting, perceraian, dan kekerasan terhadap perempuan.
Dengan kerjasama ini, Kirana Pritasari berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama untuk mencapai ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
(nhk/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



