Gorontalo, Bimas Islam -- Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati mengunjungi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Kamis (21/9/2023). Kunjungan tersebut merupakan upaya memperkuat kerja sama pada bidang literasi zakat dan wakaf di perguruan tinggi.
Dalam kesempatan itu, Wida mengatakan, saat ini, telah ada prodi Manajemen Zakat dan Wakaf di 18 perguruan tinggi. Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, imbuhnya, telah menjalankan sejumlah program di Provinsi Gorontalo, yaitu Inkubasi Wakaf Produktif dan KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat.
"Tahun depan kami ingin bekerja sama dengan IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk menggelar program Zakat Wakaf Goes to Campus, tentunya nanti akan bekerja sama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo," tuturnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulkarnain menyambut baik kerja sama yang dicanangkan. "Ini penting dilakukan, karena sampai saat ini, kegiatan terkait zakat dan wakaf belum terasa di perguruan tinggi," ungkapnya.
Ia menjelaskan, IAIN Gorontalo memiliki Fakultas Ekonomi Bisnis Islam yang berkonsentrasi pada ekonomi dan keuangan syariah. Ia berharap, ke depan, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan untuk zakat dan wakaf.
Dalam kunjungan tersebut, Wida juga menjadi narasumber dalam acara Seminar Nasional ZISWAF bertema Efektivitas Penyaluran Dana Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf.
Dalam materi yang disampaikan, Wida mengatakan, zakat dan wakaf merupakan instrumen ekonomi syariah yang dapat menjadi pilar pembangunan nasional.
"Mahasiswa diharapkan bisa menjadikan zakat dan wakaf sebagai gaya hidup dan menjadi agen perubahan ekonomi syariah, serta mampu menjadikan zakat dan wakaf sebagai solusi dari pengentasan kemiskinan," tegasnya.
Mahasiswa, imbuh Wida, juga merupakan ujung tombak program-program Kementerian Agama,
Kunjungan tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan, yakni peningkatan peran kampus sebagai wadah pergerakan mahasiswa dalam berzakat dan berwakaf, peningkatan perhatian profesi atau lapangan kerja mahasiswa setelah lulus kuliah, dan peningkatan literasi zakat dan wakaf di kampus/perguruan tinggi.
Andayani/Mr



