Jakarta, Bimas Islam -- Aplikasi Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski) akan menjadi pusat literasi keagamaan yang kredibel dan terlengkap, serta mudah diakses oleh masyarakat luas.
Hal itu disampaikan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib dalam kegiatan FGD Kepustakaan Islam di Jakarta, Kamis (5/9/2023).
Rencana tersebut, lanjut Adib, didukung oleh kerja sama dengan berbagai perpustakaan digital.
"Masyarakat akan bisa mengakses dengan mudah koleksi-koleksi digital di Elipski dengan kita menggandeng perpustakaan-perpustakaan digital yang lain, agar koleksi-koleksi lebih banyak dan lebih lengkap," ungkap Adib.
Menurutnya, Kementerian Agama memiliki sumber daya dalam pengembangan kualitas Elipski.
"Elipski ini diharapkan menjadi perpustakaan digital rujukan, karena pemerintah punya resources untuk mengembangkan dengan sinergi yang dilakukan," ucapnya.
Upaya lainnya untuk mengembangkan Elipski, imbuh Adib, adalah dengan menyusun grand design.
"Kita membutuhkan grand design untuk menjadikan Elipski sebagai perpustakaan digital rujukan di Indonesia. Perlu upaya keras untuk mewujudkannya," terangnya.
Msk/Mr



