Jayapura, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor mengatakan Program Percontohan Desa Binaan yang digagas Ditjen Bimas Islam hadir untuk mencerdaskan bangsa.
“Selain pemberdayaan ekonomi, proper diharapkan dapat dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat dalam rangka mencerdaskan masyarakat dengan program unggulan,” katanya saat memberikan sambutan peresmian di Distrik Muaratami, Jayapura, Papua, Sabtu (7/11).
Direktur memaparkan, program unggulan tersebut pembinaan bagi takmir masjid, konsultasi paham keagamaan yang melibatkan Penyuluh Agama Islam, Pelatihan Pemulsaran Jenazah, Pembinaan terhadap Masyarakat Muallaf, Pengarustamaan Pemahaman Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam, dan Pengarustamaan Perilaku Keberagamaan Moderat bagi Umat Islam.
“Selain itu ada pemberdayaan ekonomi melalui Kampung Zakat, Bantuan ormas Islam, bantuan majelis Taklim, Bantuan rehabilitasi sarana dan prasarana Masjid dan Musalah, bantuan dalam bentuk pemberian sembako, paket alat salat dan Mushaf Al-Qur'an, serta Juz Amma,” ujarnya.
Program sudah berjalan sejak 2018. Total ada tujuh proper daerah binaan yang telah diresmikan. Selain di Papua, sebelumnya diresmikan proper daerah binaan di Kab Sambas (Kalbar), Kab Bekasi (Jabar), Kab Indragiri Hilir (Riau), Kab Donggala (Sulteng), Kab Aceh Singkil (NAD), dan Kutai Kartanegara (Kaltim).
Turut hadir dalam peresmian Proper ini, Wamenag Zainut Tauhid, Pemkot Jayapura, Kakanwil Kemenag Papua Pdt Amsal Yowei, dan Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua Idrus Alhamid.
(Humas Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



