Kutai Kartanegara, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan Program Percontohan (Proper) Daerah Binaan sebagai bentuk hadirnya negara dalam menyelesaikan segala permasalahan di bidang agama. Hal ini dilakukan oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dengan melakukan inovasi yaitu Program Percontohan Daerah Binaan sejak Tahun 2018.
"Ini adalah cermin dan bukti pengamalan dari nilai Islam. Intinya, Islam itu adalah ajaran yang mengajak seluruh umatnya untuk memiliki tidak hanya kesadaran, tapi juga kemauan dan kemampuan untuk memberi kepada sesama," katanya dalam memberikan sambutan saat meresmikan Program Percontohan (Proper) Daerah Binaan Ditjen Bimas Islam Kemenag di Desa Santan Tengah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (03/11).
Kamaruddin menilai, pembangunan bidang agama merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat yang dijamin oleh konstitusi sesuai Pasal 29 Ayat 2 UUD 1945 dan Pasal 28 E Ayat 1 dan 2 UUD 1945.
“Sesuai amanat konstitusi pemerintah berkewajiban memberikan jaminan dan perlindungan atas hak setiap warganya untuk memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, serta memberikan fasilitas dan pelayanan pemenuhan hak dasar warga,”tuturnya.
Proper Daerah Binaan merupakan Kolaborasi empat Direktorat: Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Penerangan Agama Islam, Direktorat Zakat dan Wakaf, Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, serta Kesekretariatan.
“Semoga program ini menjadi lebih luas dan manfaatnya semakin dirasakan,” pungkasnya.
Tampak hadir, Direktur Urusan Agama Islam Mohammad Agus Salim, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Plt. Bupati Kutai Kartanegara Chairil Anwar, jajaran Pemda Kabupaten, Kakankemenag Kutai Kartanegara Mukhtar, dan segenap petugas KUA beserta Penyuluh se-Kabupaten Kutai Kartanegara.
Program Percontohan Daerah Binaan ini merupakan yang keenam diresmikan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama sepanjang tahun 2018- 2020. Kemenag telah meresmikan Program Percontohan Daerah Binaan di Kabupaten Bekasi Provinsi Jabar, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Kabupaten Donggala Provinsi Sulteng, Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh, dan Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.
(Humas Bimas Islam)



