Jambi, Bimas Islam -- STQH ke-27 Jambi, sebuah ajang prestisius bagi para penghafal Al-Quran dan Hadis, yang masih berlangsung hingga hari ini. Dalam atmosfer penuh antusiasme, Ibunda Muhammad Fikry Hanif, seorang Hafiz berusia 11 tahun asal Kalimantan Selatan, berbagi rahasia sukses dalam mendidik anaknya menjadi seorang Hafiz.
Hatriati, Ibunda dari Muhammad Fikry Hanif, menceritakan bahwa Hanif telah belajar di Rumah Qur'an dan di rumah bersama orang tuanya. "Belajarnya kita ada di Rumah Al-Quran, di rumah juga sama orang tua," tuturnya dalam wawancara dengan Tim Bimas Islam, Kamis (2/11/2023).
Ibunda berharap, Hanif tetap istikamah dan mendapatkan rida dari Allah dalam perjalanan menghafal Al-Qur'an. "Harapannya selalu istikamah dalam menghafal Al-Qur'an, harus ikhlas dan rida karena Allah," imbuhnya dengan penuh harap.
Hanif, sebagai pribadi yang sedang belajar menghafal Al-Quran, juga merasa sangat senang karena bisa menjadi salah satu peserta STQH ke-27 Provinsi Jambi. "Sangat senang, dan banyak ilmu yang didapat," ungkapnya berseri-seri.
Hanif adalah peserta STQH ke-27 Provinsi Jambi dalam cabang lomba Tahfiz 1 Juz dan Tilawah. Keikutsertaannya dalam lomba ini menjadi bukti nyata dari upaya kerasnya dalam menghafal dan memahami Al-Quran.
Melalui perjuangan Hanif dan dukungan serta bimbingan dari Ibunda seperti Hatriati, STQH ke-27 Jambi terus menjadi ajang inspirasi bagi generasi muda Indonesia dalam memahami dan mendalami ajaran Al-Quran.
Msk/Mr



