Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) meraih nilai kategori A opini kualitas tertinggi dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 dari Ombudsman Republik Indonesia (RI).
“Pada Rapat Kerja Nasional Bimas Islam 2023 lalu, Gus Menteri Yaqut Cholil Qoumas memberi arahan serta kepercayaan bahwa Ditjen Bimas Islam dinilai mampu berinovasi dan berkreasi dalam melaksanakan program prioritas meski di tengah keterbatasan,” ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin pada Rakernas Bimas Islam 2024, di Jakarta, Jumat (23/2/2024) malam.
Kamaruddin mengatakan, atas arahan tersebut, upaya seluruh ASN membawa Ditjen Bimas Islam meraih penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik Kementerian/Lembaga tahun 2023 dari Ombudsman RI dengan nilai 92,70 kategori A opini kualitas tertinggi.
Berikut beberapa capaian Ditjen Bimas Islam tahun 2023:
Peningkatan Layanan dan Kualitas Keagamaan
Sepanjang tahun 2023 Ditjen Bimas Islam memberikan pelayanan keagamaan hingga pelosok nusantara dalam program moderasi beragama.
1. Merevitalisasi 22.594 Badan Kesejahteraan Masjid untuk membangun profesionalitas serta mendiseminasikan cara pandang yang moderat.
2. Memberi bantuan dana rehabilitasi pada 685 unit masjid dan musala serta diimbangi asistensi pada 5.100 pengelola rumah ibadah
3. Penyuluh Agama Islam digerakkan di 2.659 lokasi Kampung Moderasi Beragama guna menciptakan iklim beragama yang kondusif serta meningkatkan kewaspadaan terhadap konflik horizontal.
4. Untuk mempererat sinergi dengan Ormas Islam, telah didistribusikan bantuan operasional bagi 2.178 Ormas Islam, lembaga keagamaan, dan majelis taklim.
5. Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) sedang menyelesaikan proyek tahap pertama revitalisasi UPQ melalui pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)
6. Mencetak 95.000 eksemplar Al-Qur'an serta 500 Juz Amma braille, sejak 2020-2023 total 845.750 eksemplar.
7. Pada program revitalisasi KUA yang dicanangkan sejak tahun 2021-2023 total 1.106 KUA sudah direvitalisasi dengan rincian 106 KUA tahun 2021, 500 KUA tahun 2022, 500 KUA tahun 2023.
8. Memodernisasi 135 unit gedung KUA melalui pelayanan SBSN.
9. Bimbingan dan pembinaan satu juta calon pengantin yang terbagi 818.574 calon pengantin, 137.997 remaja usia sekolah, serta 50.348 keluarga melalui program Bimbingan Perkawinan yang didukung dengan gerakan keluarga maslahat pada 20.277 desa, kemudian bersinergi dengan Badan Pertanahan Nasional.
10. Pada bidang zakat wakaf, sudah diselesaikan 25.755 titik sertifikasi tanah wakaf serta diterbitkan 3.262 akta ikrar wakaf dan 1.821sertifikat lembaga profesi nazir.
Peran Bimas Islam di Kancah Internasional
1. Bimas Islam menyelenggarakan konferensi Internasional yang kedua yaitu International conference on religious moderation dan menghasilkan 470 paper.
2. Mengirim 41 imam masjid ke Uni Emirat Arab.
3. Mengirim delegasi MTQ Internasional ke 9 negara.
4. Mempercepat bantuan krisis kemanusiaan untuk palestina dengan pemerintah Mesir dalam penyelesaian konflik global.
Peningkatan Transformasi Digital
1. Dalam bidang transformasi digital, salah satu program prioritas Kemenag, pada tahun 2023 Ditjen Bimas Islam memperoleh standar internasional ISO 27001 untuk platform SIMKAH.
2. Melalui literasi digital, Bimas Islam menggaet Habib Ja'far Husain dalam program On The Way (OTW) di siaran televisi nasional, Podcast Close The Door, dan Warung Kopi yang berhasil menggaet puluhan juta penonton.
An/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



