Jakarta, Bimas Islam -- Hari ini, Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional Badan Kesejahteraan Masjid (Rakernas BKM) 2023 secara virtual dari Istana Negara, Rabu (8/11/2023).
Pembukaan Rakernas BKM 2023 ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Jokowi didampingi Menag Yaqut Cholil Qoumas, Ketua MUI KH Anwar Ibrahim Iskandar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Ketua BKM Pusat Kamaruddin Amin.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengimbau agar Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dapat menjaga rumah ibadah dari politisasi di tahun politik. “BKM ini sangat besar manfaatnya bagi umat dan bangsa. Untuk itu, BKM harus terus menjaga rumah ibadah agar terhindar dari politisasi,” tegasnya.
Presiden Jokowi juga menyampaikan pentingnya menjadikan rumah ibadah sebagai tempat yang mempersatukan keberagaman. “Rumah ibadah (masjid) mesti menjadi tempat untuk berkhidmat yang memberi kenyamanan bagi umat dan mampu mempersatukan keberagaman yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Presiden juga berkomitmen untuk menyiapkan payung hukum yang akan memperkuat kelembagaan BKM. “Dua minggu yang lalu, Menag mengatakan kepada saya agar BKM diaktifkan dan dibuatkan payung hukum yang memperkuat kelembagaan. Untuk itu, Perpres dan Keppres ke depan akan kita siapkan,” ujarnya.
Acara yang berlangsung dari 8 hingga 10 November 2023 ini diikuti 204 Pengurus BKM Pusat, 102 BKM Provinsi, dan 1.028 BKM Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Wcp/Mr



