"Kementerian Agama ini milik semua agama. Seluruh ASN Kemenag harus dapat mengayomi seluruh umat beragama," tegas Wamenag Saiful Rahmat Dasuki, Selasa (6/2/2024).
Wamenag menyampaikan, Kemenag bukan sekadar tempat bekerja ASN, melainkan juga sebagai wadah dalam berkontribusi dan memberikan nilai tambah sebagai umat, bangsa, dan negara.
"Seluruh jajaran Kemenag perlu mempertajam analisis dalam membaca fenomena sosial-keagamaan, serta meningkatkan kolaborasi dengan multistakeholder dan seluruh lapisan umat tanpa membedakan satu sama lain," tutur Wamenag.
"Kita harus pandai mengayomi dan mengarahkan kehidupan umat beragama menuju tujuan yang dicita-citakan dan menghindari segala hal yang kontraproduktif," tegasnya.
Rakernas Kemenag 2024 yang berlangsung sejak 5 Februari 2024 ini dihadiri lebih dari 300 ASN Kemenag yang terdiri dari Pejabat Eselon I,II, dan III Kemenag Pusat, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi, dan Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri.
(kemenag.go.id)
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



