Kepala KUA Susoh, Roni Haldi mengungkapkan, pojok laktasi adalah fasilitas KUA yang dapat digunakan setiap ibu yang berkunjung ke KUA Susoh untuk menyusui bayi. Roni melanjutkan, pojok laktasi juga memberi perlindungan kepada ibu dalam memberi ASI eksklusif dan pemenuhan hak anak untuk mendapatkan ASI.
“Pojok laktasi ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Agama dalam memberi pelayanan prima terhadap masyarakat. Usaha ini bermanfaat untuk ibu menyusui, sehingga KUA menjadi kantor ramah ibu dan anak,” ujar Roni kepada wartawan Bimas Islam, Rabu (10/1/2024).
Roni mengatakan, pelayanan ini dilandasi oleh UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik disebutkan, setiap penyelenggara pelayanan publik wajib memberi layanan yang berkualitas, dan Peraturan Menteri Kesehatan No. 15 Tahun 20213 tentang tata cara penyediaan fasilitas khusus menyusui dan/atau memerah air susu ibu.
“Ini juga sebagai komitmen dalam memberi pelayanan prima kepada pengguna layanan KUA Susoh, dengan menyiapkan fasilitas pojok laktasi masyarakat umum pengguna layanan,” ucap Roni.
Ia melanjutkan, upaya ini diapresiasi oleh Kantor Kemenag (Kankemenag) Aceh Barat Daya. Kankemenag menyambut baik inovasi tersebut, sehingga KUA semakin prima dan inklusif dalam memberikan layanan.
Roni berharap pojok laktasi ini dapat berkembang, dan meningkatkan kenyamanan masyarakat khususnya ibu dan bayi saat menyusui di KUA Susoh. Ke depan, imbuhnya, KUA Susoh juga diharapkan dapat menyediakan fasilitas pendukung seperti kulkas penyimpanan ASI, serta peralatan kebutuhan ibu dan bayi.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



