Syauqi mengaku akan terus melakukan inovasi dan memperkuat pengawasan dalam pengelolaan zakat. "Kita perlu terus berinovasi mengingat dinamika filantropi dana umat selalu berkembang. Saya akan fokus pada penguatan pengawasan zakat untuk memastikan manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat," ujar Syauqi kepada wartawan Bimas Islam, Jumat (17/11/2023).
Selain itu, Syauqi menegaskan pentingnya efektivitas pengelolaan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengawasan zakat. Ia melihat hal tersebut sebagai langkah menuju cita-cita Undang-undang Dasar dan Undang-undang Pengelolaan Zakat untuk menyejahterakan umat.
Setelah dilantik, Syauqi berkomitmen menjalankan tugasnya sebagai pejabat Eselon III dengan optimal. Ia akan meninjau kembali rencana strategis serta indikator kinerja Subdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat.
"Saya bersyukur diberi amanah dan akan bekerja sebaik mungkin. Melihat kembali rencana strategis dan indikator kinerja akan menjadi prioritas," tambahnya.
Diketahui, Ahmad Syauqi melanjutkan peran Muhibuddin, yang kini mendapatkan tugas baru sebagai Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



