Jayapura, Bimas Islam --- Kementerian Agama melalui Direktorat Bimas Islam kembali meresmikan Program Percontohan (Proper) Desa Binaan. Proper terakhir di tahun 2020 ini dilaksanakan di Distrik Muaratami, Jayapura, Papua.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengatakan melalui proper ini, ingin memperkenalkan Kampung Zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis dana zakat.
“Program ini merupakan satu upaya nyata untuk mensejahterakan rakyat, karena dilakukan secara terintegrasi yaitu aspek ekonomi, pendidikan, dakwah, kesehatan, dan sosial,” katanya saat memberikan sambutan peresmian di Distrik Muaratami, Jayapura, Papua, Sabtu (7/11).
Direktur menyatakan, zakat di Indonesia mencapai Rp400 triliun. Apabila pengumpulan dilakukan secara optimal dapat membantu perekonomian secara lanjut, khususnya seperti saat ini terkena dampak Covid 19.
“Potensi zakat yang besar itu jika dioptimalkan dapat mensejahterakan rakyat yang berada di garis kemiskinan dan membantu perekonomian umat,” ujarnya.
Direktur berharap program Kampung Zakat yang berkolaborasi antara Kemenag, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dalam bentuk penataan sekaligus pembangunan sarana dan prasarana di wilayah desa binaan.
Program sudah berjalan sejak 2018. Total ada tujuh proper daerah binaan yang telah diresmikan. Selain di Papua, sebelumnya diresmikan proper daerah binaan di Kab Sambas (Kalbar), Kab Bekasi (Jabar), Kab Indragiri Hilir (Riau), Kab Donggala (Sulteng), Kab Aceh Singkil (NAD), dan Kutai Kartanegara (Kaltim).
Turut hadir dalam peresmian Proper ini, Wamenag Zainut Tauhid, Pemkot Jayapura, Kakanwil Kemenag Papua Pdt Amsal Yowei, dan Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua Idrus Alhamid.
(Humas Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



