Bantul, Bimas Islam --- Kementerian Agama Kabupaten Bantul sambut new normal dengan bagikan alat perlindungan diri (APD) berupa masker dan handsanitizer serta buku panduan nikah kepada penyuluh agama beberapa waktu lalu. Kasi Bimas Kankemenag Bantul Halili Rais yang juga penulis buku Penghulu: Di Antara Dua Otoritas Fiqih dan Kompilasi Hukum Islam ini menyampaikan bahwa penyuluh agama sebagai garda terdepan dari Kementerian Agama diharapkan menjadi panutan bagi masyarakat sekitar dan masyarakat umum.
“Oleh karena itu, penyuluh agama harus memberi contoh dalam berprilaku sehat dan bersih pada masa pendemi covid-19,” ujarnya.
“APD yang diberikan oleh Kemenag bisa digunakan oleh penyuluh dalam melakukan tugas-tugas kepenyuluhan di lingkungan masyarakat,” imbuh Halili.
Staf Bimas Islam Kemenag Bantul Ali Imron menyerahkan APD bagi Penyuluh Fungsional dan Penyuluh Agama Islam Non PNS. “Penggunaan APD ini saat tugas penyuluhan, walaupun saat ini penyuluhan masih secara virtual,” katanya.
Terpisah, Kepala KUA Kecamatan Sewon Asrori mengapresiasi kebijakan dari Kanwil Kemenag DIY yang telah memperhatikan jajaran Penyuluh PNS maupun Non PNS.
“Kami ucapkan banyak terima kasih telah diberi masker untuk Penyuluhan dan Hand Sanitaizer untuk cuci tangan. APD ini sangat bermanfaat dan semoga menjadi amal kebaikan,” kata Asrori di sela-sela tugas, Rabu (24/06).
Sementara, Sekretaris FKPAI KUA Kec. Sewon Rustam Nawawi Pelaco sebagai perwakilan menerima bantuan itu mengatakan, akan menggunakan APD saat tugas penyuluhan kepada masyarakat sebagai ikhtiar melindungi diri dimasa pandemi.
(diy.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



